Diet dan Pola Hidup Sehat

•July 6, 2017 • 2 Comments

Berbagai metode diet dan pola hidup sehat bertebaran untuk dipilih. Mana yang lebih baik 4 sehat 5 sempurna, OCD, food combining, Ketogen-Fastosis, atau diet golongan darah? Mana yang lebih oke?

 

Sebetulnya saya kepo juga ingin mencoba salah satu antara OCD dan Ketogen, tapi selalu saja gak jadi. Sebab yang tahu yang terbaik buat tubuh kita, adalah Allah – Sang Pencipta kita, iyes? Petunjuk dan teladan hidup sehat dari Allah adalah tentu via mahluk kesayanganNya, Muhammad sholawat dan salam untuknya. Buktinya, Rasul sepanjang hidupnya jarang sakit. Hanya satu kali saja beliau sakit. Jadi kenapa kita, terutama yang muslim, gak coba mengikuti gaya hidup sehat ala Rasulullaah saja. Gak pake repot dan gak pake ribet. Dan yang penting, ini sebagai bukti cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya.

 

Coba kita daftar apa saja yang bisa kita contoh:

  • Makanan yang halal dan thoyib

Ini jelas termaktub dalam Quran. Percuma makanan enak jika ia haram. Haram zatnya, maupun haram dalam cara meraihnya. Dan untuk orang-orang tertentu ada makanan yang harus dibatasi atau dipantang.

 

  • Makan Dengan Tangan Kanan, Tidak Berdiri.

Lebih bagus lagi jika tidak pakai sendok, langsung dengan tangan. Duduk makan lesehan bersama dengan keluarga. Ni’mat bener.

 

  • Makan ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang

Ilmu ini sederhana, tapi kadang sulit dilakukan. Kalo ilmu diet sekarang, biar lapar harus tahan sampe 12 jam atau lebih. Padahal kalo lapar ya makan saja. Yang sulit itu berhenti sebelum kenyang. Padahal di sinilah inti pola makan dan juga pengendalian diri.

 

  • Tidak Mubazir

Mubazir tidak baik, bahkan disamakan dengan teman syaithon. Berbagilah dengan tetangga jika masak banyak. Atau jika masak sedikit, perbanyak kuahnya biar bisa berbagi dengan tetangga. Makanan yang berkah, walau kita makan sedikit tapi kita disayang penghuni langit.

 

  • Makan kurma, minum madu dan habatusauda

Kesenangan Rasul ni. Rasul sarapan dengan kurma atau minum nabeez. Sumber energi di pagi hari. Madu juga Rasul suka, bahkan di Quran juga disebutkan. Demikian juga Nabi menganjurkan menggunakan habatussauda sebagai penawar segala macam penyakit.

 

  • Puasa

Selain puasa Ramadhan, ada puasa syawal, senin-kamis, puasa tengah bulan, dan lain-lain. Tapi inget ya. Niat puasanya yang ikhlas, ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan disayang Allah. Kalo badan jadi lebih langsing dan sehat, itu bonus.

 

  • Tidur siang dan Bangun untuk shalat Malam.

Keseimbangan. Tidur siang, biar malam kita bisa tahajud.

Hai orang yang berselimut (Muhammad),

bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),

(yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.

atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.

Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat.

Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.

 

Dan dengan shalat malam, Allah akan meninggikan derajat kita.

 

  • Bekam

Ada yang belum pernah? Coba deh dan rutinkan setiap bulan.

 

  • Olahraga

Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa salam bersabda, “ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (HR Sahih Bukhari/Muslim).

 

Selain itu Rasul juga menyukai lari cepat, gulat, anggar. Intinya badan kita kudu dilatih. Rasul itu kuat dan badannya six-pack. Ayo semangatlah berolahraga.

 

  • Senyum dan Ramah

Rasulullah orang yang murah senyum, ramah dan selalu mengucapkan salam kepada orang yang ditemuinya. Demikian ramahnya beliau, shahabat yang bertemu dengan beliau, bahkan sampai menyangka bahwa dirinyalah yang paling disayang Rasulullah. Ma sya Allah. Akhlaq yang luar biasa.

 

Wallaahu a’lam bishshowab.

 

Salam,

T-man.

Sang Khalifah #5: Yang Mengilhami Umar

•July 5, 2017 • Leave a Comment

Umar ~ semoga Allah ridho padanya ~ ada keperluan yang dibicarakan dengan Abu Bakar ~ semoga Allah ridho padanya ~ yang saat itu menjadi khalifah, tapi ia menundanya hingga setelah zhuhur. Seperti kebiasaannya Abu Bakar setelah zhuhur meninggalkan masjid menuju rumahnya. Umar pun kemudian menyusul ke rumah Abu Bakar. Setelah memberi salam, ternyata yang menjawab istri Abu Bakar. Katanya, Abu Bakar tak pernah kembali ke rumah kecuali setelah ashar.

Keesokan harinya, Umar diam-diam mengikuti Abu Bakar setelah sholat zhuhur. Memang betul Abu Bakar berjalan menuju arah rumahnya, tapi kemudian menuju arah lain. Dia menuju ke sebuah rumah. Lewat jendela, Umar melihat Abu Bakar menyiapkan makanan untuk seorang wanita buta, menyuapinya, membersihkan rumahnya, mencuci dan menyiapkan baju untuknya esok hari. Setelah semua siap, Abu Bakar pamit dan berjanji akan kembali esok harinya.

Umar memohon izin masuk ke rumah wanita buta itu setelah Abu Bakar berlalu.
Umar bertanya kepadanya, “Apakah engkau tahu siapa lelaki yang datang tiap hari tadi?”
Wanita itu menjawab, “Saya tidak tahu.”
Umar kembali bertanya, “Sudah berapa lama ia mendatangimu?”
Wanita itu berkata, “Saya sudah lupa, itu sudah lama sekali.”

Rupanya sebelum Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wa Salam wafat, Abu Bakar sudah menjalani kebaikan seperti itu.

Dan masyhur yang kita dengar, saat Umar menjadi khalifah yang rajin berkeliling memeriksa keadaan rakyatnya dan ada kisah wanita yang memasak batu untuk anaknya yang ditangani segera oleh Umar sendiri.

======

Semoga Allah mengaruniakan Indonesia, pemimpin yang sayang dan peduli pada rakyatnya. Aamiin.

Wallaahu a’lam bishshowab.
Salam,
T-man.

R20: Final Jangan Kalah

•June 15, 2017 • Leave a Comment

In sya Allah, nanti malam sudah memasuki 21 Ramadhan. Sembilan hari terakhir ini ibarat babak final. Dan dahulu, Rasulullah tercinta mengencangkan ikat pinggang, yang berarti lebih banyak beribadah di malam-malam ini. I’tikaf adalah jalan orang-orang shalih zaman dahulu, zaman sekarang dan zaman yang akan datang. Marilah kita menjadi salah satu bagiannya.

Jika dirasa, hari-hari kemarin belum maksimal, jangan kalah untuk malam-malam final ini. Sesali yang telah berlalu, tapi bersemangatlah untuk memperbaiki hari-hari selanjutnya. Nyesek bro, kalo kalah di final ini.

Jika kita diberi kesempatan dan menyempatkan, alangkah baiknya jika kita bisa ber-I’tikaf pada 9 malam terakhir ini seluruhnya. Jika tidak bisa seluruhnya, ambillah pada malam-malam ganjil. Jika tidak bisa pilihlah malam 27nya. Atau pilih malam yang esok hari kita libur. Atau jika tidak bisa maka, berniatlah untuk I’tikaf ketika ke masjid. Setelah sholat tarawih, sempatkan membaca sehalaman atau selembar dari Quran.

Jika tidak bisa, misalkan karena shift malam, dan hanya bisa sekedar sholat wajib di musholla kantor, maka di saat bekerja perbanyak saja dzikir kepada Allah. Jika punya hafalan Quran, boleh pulalah dibaca untuk mengisi malam-malam akhir Ramadhan ini.

*****

Apa yang dilakukan untuk mengisi malam-malam terakhir ini?
1. Istighfar. Semoga kita diampuni dan semakin disayang Allah
2. Baca Quran: salah satu malam Ramadhan adalah malam diturunkan Al Quran. Membaca Al Quran dengan penuh penghayatan akan berguna bagi hati kita. Bukankah ia adalah petunjuk dan penyembuh?
3. Sholat. Jika sudah witir, masih bisa kita sholat tahajud
4. Berdoa dan mendoakan. Berdoa kebaikan baik buat diri sendiri, keluarga, sahabat, negara dan umat islam di seluruh dunia. Bagi sahabat yang ikut halaqoh tahfizh, jangan lupa doakan sahabat di halaqoh biar dimudahkan menghafal yang mutqin. Berdoa untuk kesehatan. Doakan orang tua kita. Doakan orang yang terlah berbuat baik kepada kita. Doakan guru dan pemimpin kita. Berdoa agar sahabat kita ada yang mendapatkan Lailatul Qadar, in sya Allah, malaikat mengaminkan dan mendoakan yang sama untuk kita.
5. Dll.

Semoga ada di antara sahabatku ada yang beruntung menjumpai Laitul Qadar. Aamiin.

Wallaahu a’lam bishshowab.

Salam,
T-man

R19: Antara Fakta dan Keyakinan

•June 15, 2017 • Leave a Comment

Tadi malam ceramahnya bagus, dimulai dengan hadits yang panjang tentang keutamaan sebuah kalimat yang menghilangkan semua kesusahan. Nabi Muhammad bersumpah dengan nama Allah yang jiwanya ada dalam genggamanNya. Walau pun tidak dengan sumpah itu kita percaya bahwa ucapan Nabi Muhammad itu pasti benar. Apalagi ditambah dengan sumpah yang berat.

Kalimat itu adalah Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minazh zholimiin. Doa ini adalah doa Nabi Yunus yang termaktub dalam Quran, yang mengeluarkannya dari 3 kegelapan. Kegelapan dalam perut ikan, kegelapan dalamnya lautan dan kegelapan malam.

*****

Saat Nabi Musa diperintahkan Allah meninggalkan mesir bersama para pengikutnya dan dikejar oleh bala tentara Fir’aun hingga ke tepi laut. Para pengikutnya berkata habislah kita, karena melihat fakta di depan laut dan di belakang tentara fir’aun. Tapi Musa sangat yakin, Allah yang menyuruhnya maka Allah akan menyelamatkannya. Lihatlah kemudian, fakta atau keyakinan yang terjadi.

Atau saat Nabi Ibrahim diikat dan dibakar di atas tumpukan kayu. Fakta ini membuat kaum kafir menduga pasti Ibrahim akan habis. Tapi Ibrahim yakin akan pertolongan Allah. Maka saksikanlah fakta atau keyakinan yang terjadi.

*****

Maka, misalkan, fakta dokter A mengatakan umur si fulan tidak lebih dari 2 bulan lagi, kemudian dokter B mengatakan yang sama, dokter C juga. Masihkah kita yakin Allah Maha Penyembuh.

Yakin itu berdasarkan perkataan Allah dalam Al Quran dan sunnah Nabi Muhammad. Maka ucapkanlah kalimat doa Nabi Yunus, kalimat yang Nabi Muhammad bersumpah dengan jiwanya.. dengan penuh keyakinan. Melawan fakta dengan keyakinan. Semua kesusahan akan hilang, semua penyakit akan dihancurkan.

Wallaahu a’lam bishshowab.

Salam,
T-man

R18: Bangkrut Sebangkrut Bangkrutnya

•June 15, 2017 • Leave a Comment

Saat Nabi menerangkan tentang orang yang paling bangkrut, bukanlah orang yang jatuh miskin dan berhutang banyak. Tapi yang paling bangkrut adalah orang yang ketika di hari perhitungan membawa pahala sholat, puasa, shodaqoh, baca quran dan lain-lain. Tapi kemudian karena dia pernah menzholimi orang lain maka pahala-pahala yang didapatkan harus dibagikan kepada orang yang pernah dizholiminya. Jika masih belum mencukupi, maka dosa-dosa orang yang dizholimi itu ditransfer kepadanya.

Lihatlah.. islam mendahulukan akhlaq dan semua perbuatan akan dibuat perhitungannya. Walaupun sebiji zarah.

*****

Bosen kali ya mendengar bahaya meroko dari segi kesehatan. Badan-badan gue sendiri, begitu mungkin mereka bilang.

Baiklah. Saya nyatakan.. bahwa gak ada yang senang dengan asap rokok. Yang merokok saja, gak mau asapnya ditelan semua. Pake disemburin lagi. Apalagi kalo mereka dimasukkan ke dalam ruangan penuh asap rokok, walaupun rokok itu rokok kesukaannya. Makanya di ruang merokok mereka minta dipasang exhaust fan. Ish gak serius pisan.

Nah, apalagi orang yang gak suka merokok, alergi asap atau yang punya penyakit pernapasan.

Jadi kalo perokok, merokok di tempat umum, semisal dalam angkutan umum dan tidak menelan semua asapnya, berarti perokok itu telah berbuat zholim kepada orang se angkutan itu. Yang jika tidak minta dihalalkan saat di dunia, maka itu akan ditagih di hari nanti. Dengan transfer amal ke yang dizholimi, atau mendapat transfer dosa. Ngeri banget, bro. Ngeri.

Semoga sahabatku terhindar dari hal sedemikian. Jika sudah terlanjur, minta maaflah dan beristighfarlah. Jika tidak bisa menemui orang yang sudah dizholimi satu persatu, doakan kebaikan pada mereka yang kita zholimi.

Wallaahu a’lam bishshowab.

Salam,
T-man

R16: Berguna dan Tidak Berguna

•June 12, 2017 • Leave a Comment

Ada pengumuman, diskon besar-besaran di mol anu. Hingga 80%. Ini bisa berguna atau tidak berguna.

Bagi orang yang butuh dan ada duitnya, bisa pergi ke sana dan membelinya dengan harga murah.

Tapi bagi yang ga pernah niat ke sana, atau gak butuh, atau gak ada duitnya. Pengumuman itu hanya sekedar berita atau kabar gembira saja. Gak lebih.

*****

Allah melalui Rasulullah telah memberi kabar gembira.. pada Ramadhan ini.. semua pintu syurga, terbuka, semua pintu neraka ditutup, pahala dilipatkan gandakan dan ampunan dicurahkan serta di dalamnya ada malam yabg lebih baik dari seribu bulan…

Pengumuman yang luar biasa. Dan tentu pengumuman kabar gembira ini bisa berguna dan tidak berguna.

Menjadi tidak berguna bagi yang tidak perduli atau malah menganggap Ramadhan ini sebagai beban. Mengerjakan ibadah sekedar menggugurkan saja. Bukan dengan menyempurnakan niat dan amal sesuai tuntunan Rasul. Bagi mereka itu hanya kabar gembira tanpa arti.

Bagi yang mengharapkan pertemuan dengan Allah, berita ini sungguh menyenangkan, membuat semangat. Kapan lagi meraih ridho dan ampunan Allah dengan begitu mudahnya.

Wangi syurga seakan menyeruak memenuhi udara yang terhirup, dan rahmat Allah serasa menggapai lembut. Saat Ramadhan berakhir, mereka berat melepasnya.

Semoga bagi mereka dan kita yang menyambut gembira Ramadhan dan mengisi dengan amal terbaik, ampunan dan ridho Allah. Aamiin.

Wallaahu a’lam bishshowab

Salam,
T-man.

R15: Syurga Yang Dirindukan

•June 12, 2017 • Leave a Comment

Kita mungkin pernah mendengar kisah seorang hamba yang beribadah 1000 tahun. Kemudian dia meninggal dan Allah berfirman kepada malaikat agar memasukkan dia ke syurga atas rahmatNya. Si hamba protes, agar dia dimasukkan ke syurga karena amalnya.

Maka Allah memerintahkan malaikat agar menghisab antara amalnya dibanding dengan ni’mat yang sudah Allah berikan kepadanya. Bahkan untuk mengimbangi ni’mat penglihatan saja tak sebanding. Si hamba menginsyafi, dan memohon ampun.

Dan atas ampunan dan rahmat Allah, si hamba akhirnya dimasukkan ke dalam syurga.

*****

Jadi sahabat… kita beribadah ikhllas karena Allah semata dan mengikuti contoh dari Rasulullah.. guna meraih pahala sebanyakbanyaknya dan menyempurnakan amal demi keutamaan, adalah agar Allah senang, agar Allah ridho. Sehingga Allah berkenan mencurahkan rahmatNya dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba yang cintaiNya.

Dan dengan rahmatNya pula, Dia berkenan memasukkan kita ke tempat asal mula kita, kampung halaman kita. Syurga.

Wallaahu a’lam bishshowab.

Salam,
T-man.