R20: Sajadah Panjang

Ada sajadah panjang terbentang
Dari kaki buaian
Hingga ke tepi kuburan hamba
Kuburan hamba bila mati

*****
Dunia adalah persinggahan. Kita sungguh tidak tahu seberapa lama kita diizinkan singgah. Dan sebaiknya, selama kita singgah kita menyiapkan bekal terbaik, sehingga kita gak sengsara di tempat tujuan akhir. Jangan sampai kita lalai sehingga lupa menyiapkan bekal atau malah merasa akan tinggal selama-lamanya di tempat singgah ini. Jangan lalai, sebab maut tidak memilih berdasarkan umur, parahnya sakit, tingkat kekuasaan dan kekayaan.

******

Jadikan dunia ini sebagai sajadah panjang. Di mana setiap Allah memanggil, maka bersegera kita bersujud. Sujud sepenuh hati. Sujud yang utama, menghadapkan seluruh hati dan fikiran mengingatnya. Yang remeh temeh tinggalkan di belakang.

Orang tua yang bersujud bagus sekali, sebab ia sadar jatah umur akan semakin berkurang. Yang muda yang bersujud itu luar biasa. Yang hatinya tertambat di masjid. Yang memakmurkannya dan mengagungkan kalimah Allah di dalamnya.

Salah satu sumber kekuatan islam adalah ketika masjid-masjid dimakmurkan dan roda pemerintahan dan ekonomi digulirkan dari hati-hati yang penuh cinta kepada Allah dan rasulNya.

Salam,
T-man

Advertisements

~ by tiarrahman on July 7, 2015.

2 Responses to “R20: Sajadah Panjang”

  1. Masya Allah … nasehat yang baik.
    Mari senantiasa memakmurkan masjid.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: